focus in medic

focus in medic adalah blog yang menyediakan informasi tentang dunia kedokteran

03 April 2009

Rahasia di balik kentut

Ditulis oleh Carko Budiyanto

Ada Apa dengan Kentut?

Setiap orang pasti pernah kentut. Justru kalau tidak kentut berbahaya, menunjukan ada kelainan dalam saluran cerna. Kentut adalah suatu kenikmatan. Coba saja Anda jangan kentut selama 1 minggu, perut Anda akan kembung, merasakan suatu yang tidak enak. Namun, bila kentut tidak pada waktu dan tempatnya, akan membuat Anda malu. Misalnya, saat ada acara dengan orang penting, tiba-tiba keluar bunyi yang tidak asing ditelinga, sontak suasana jadi cair atau mungkin Anda akan dikira kurang sopan.

Namun, pernahkan Anda berpikir, apa sih kentut itu? Dari mana asalnya? Kok bau sih? Berikut ini Insya Alloh akan saya uraikan semampunya.

Definisi

Kentut, bahasa kedokterannya adalah flatus. Flatus adalah gas atau udara dalam saluran cerna yang dikeluarkan lewat anus. Gas dapat ditemukan di lambung, usus kecil, maupun usus besar. Kebanyakan gas di lambung akan dikeluarkan lewat sendawa. Jumlah gas yang masuk atau dibentuk di usus besar setiap harinya rata-rata 7 sampai 10 liter. Bayangkan banyak sekali kan? Sedangkan jumlah rata-rata gas yang dikeluarkan biasanya hanya sekitar 0,6 liter. Sisanya diabsorbsi melalui mukosa usus.

Darimana asal gas tersebut?

Sebelum membaca keterangan di bawah ini, Anda bisa tidak menebak darimana ya? Apakah dari gas yang kita telan? Makanya jangan makan makanan yang isinya angin doang, hehehe...... Atau ada yang berpikir gas-nya berasal dari udara yang kita hirup. Jangan ya, kalau seperti itu berarti paru Anda bocor atau ada fistula (persambungan antara tenggorok dengan kerongkongan).

Ini ya jawabannya

Gas dapat masuk ke dalam saluran cerna dari 3 sumber yang berbeda:

  1. dari udara yang kita telan. Saat Anda makan ada tuh udara yang ikut tertelan bersama makanan. Apalagi kalau makan Anda tergesa-gesa, biasanya Anda akan sendawa, iya kan?
  2. gas yang berdifusi dari darah ke dalam saluran cerna. Ini biasanya terjadi di usus halus. Di usus halus biasanya hanya ada sejumlah kecil gas, dan banyak dari udara ini berjalan dari lambung masuk ke dalam usus kecil (usus halus). Sebagai tambahan, karbon dioksida dalam jumlah cukup juga sering timbul karena reaksi antara cairan lambung yang asam dan bikarbonat dalam cairan pankreas, yang kadang pembebasannya lebih cepat daripada karbondioksida yang diserap.
  3. gas yang terbentuk sebagai hasil fermentasi bakteri. Dalam usus besar, bagian terbesar gas terbentuk dari hasil kerja bakteri. Karbohidrat dan makanan lainnya yang tidak diserap di usus halus, akan difermentasi oleh bakteri dan dibusukkan disitu.

Apa saja sih komposisi gas kentut?

Komposisinya adalah :

  1. nitrogen. Nah nitrogen yang ada dalam saluran cerna berasal dari udara yang kita telan. Semakin banyak kita makan angin, makin banyak tuh nitrogen dalam saluran cerna.
  2. karbondioksida. Karbondioksida berasal dari reaksi asam lambung dengan bikarbonat dan dari hasil fermentasi bakteri.
  3. metana
  4. hidrogen. Metana dan hidrogen berasal dari fermentasi bakteri.

Apa saja yang mempengaruhi proporsi gas kentut?

Proporsi masing-masing gas tergantung dari :

  1. jenis makanan yang kita makan
  2. jumlah udara yang tertelan
  3. jenis bakteri dalam usus
  4. seberapa lama kita menahan kentut. Biasanya ya, semakin kita menahan kentut, nanti pas kentut, kentutnya itu lebih bau busuk.

Makanan apa yang membuat kentut lebih besar?

Orang yang sering kentutnya menggelegar, pasti tahu. Kalau di film-film sih biasanya orang yang makan ubi, kentutnya jadi bau dan menggelegar. Tapi, berdasar sumber yang saya dapat, yang menyebabkan pengeluaran flatus lebih besar antara lain :

  1. kacang-kacangan
  2. kubis
  3. bawang
  4. kembang kol
  5. jagung
  6. dan makanan tertentu yang mengiritasi, contoh : cuka.

Kenapa kok makanan tersebut? Beberapa makanan tersebut bertindak sebagai media yang baik untuk bakteri pembentuk gas, terutama karena tipe karbohidrat yang terfermentasi tidak diabsorbsi di usus halus. Contohnya, kacang-kacangan mengandung gula yang tidak dapat dicerna yang masuk kedalam kolon dan merupakan makanan utama bagi bakteri kolon (usus besar). Pada beberapa kasus, ledakan gas yang berlebihan berasal dari iritasi usus besar, yang mencetuskan ekspulsi cepat dari gas, sebelum gas diabsorbsi.

Kenapa kentut bau busuk?

Emang sih kentut bau busuk. Namun yang membuat saya heran, kenapa ya kalau kentut milik sendiri, walau bau busuknya semenyengat apa pun terasa enak dan sedap?? Tolong cari jawabannya ya......

Kentut berbau busuk karena mengandung hidrogen sulfida + merkaptan, hal mana termasuk sulfur yang diproduksi oleh bakteri usus. Semakin banyak sulfur dalam makanan, kentut akan semakin bau. Penasaran, pengen tahu makanan yang mengandung sulfur.

PR buat Anda, makanan apa saja yang mengandung sulfur?

Seperti bapak guru saja, ngasih PR. Tidak apa-apa ya, biar ada “ngeh” untuk mencari ilmu.

Kenapa kentut bunyi?

Kalau masalah bunyi, orang fisika lebih tahu ya. Bunyi adalah dihasilkan dari benda yang bergetar. Bunyi dapat didengar oleh telinga manusia jika frekuensinya 20-20.000 Hz. Bener gak sih? Soalnya sudah lama tidak mempelajari fisika.

Nah sekarang, kenapa kentut bunyi? Saat gas dari usus besar mau keluar (ekspulsif), otot abdomen (perut) dan spincter ani externus (otot anus bagian luar) berkontraksi. Kontraksi ini membuat tekanan intraabdomen meningkat, sehingga akan mendorong udara keluar. Karena lubang anus kita kecil 1 dan sempit, maka ketika udara yang cepat melewati lubang anus tersebut, akan menimbulkan vibrasi, seperti kalau Anda meniup terompet, dan vibrasi (getaran) tersebut menimbulkan bunyi yang khas, yaitu bunyi kentut.

Daftar pustaka

Ganong, William F. 1998. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. 17th . Jakarta: EGC.

Guyton, AC. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. 9th . Jakarta: EGC.

Catatan Presentasi Tutorial (Kelompok yang diketuai oleh Ridho) 2009. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Catatan :

1 (pernah diukur gak berapa cm, saya pikir gak ada yang ukurannya sebesar gelas, atau melebihi vagina. Oleh karena itu jangan coba-coba melakukan sex lewat anus, banyak menimbulkan penyakit)